Malanginspirasi.com – Lamine Yamal kembali menorehkan sejarah dimana pemain bernomor punggung 10 di Barça ini telah mencetak gol pertamanya musim ini, dan itu bukanlah gol biasa.
Pertama, karena kualitas penyelesaian akhirnya yakni sebuah tembakan keras ke sudut atas gawang Rayo Vallecano.
Dan kedua, karena itu merupakan gol ke-50 baginya bersama tim utama FC Barcelona.
Di babak kedua, ia mencetak gol ke-51 untuk Blaugrana lewat penyelesaian akurat lainnya, sekaligus menyempurnakan kemenangan 5-2 di Spotify Camp Nou.
Ia mencapai tonggak sejarah ini pada usia yang baru menginjak 19 tahun 49 hari, menjadikannya pemain termuda dalam sejarah klub yang mampu melakukannya.
Hampir tiga tahun telah berlalu sejak gol pertama itu, yang kala itu sudah mengisyaratkan dimulainya sesuatu yang istimewa. Momen itu terjadi pada 8 Oktober 2023 saat Barça bertandang ke markas Granada.
Gol tersebut menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah La Liga. Sejak malam itu, kariernya melesat dengan luar biasa.
Remaja yang kala itu baru mulai memantapkan posisinya di jajaran elite sepak bola kini telah menjadi salah satu wajah utama Barça maupun sepak bola dunia.
Lima puluh gol untuk Barça sebelum genap berusia 20 tahun.
Baca Juga:
Lamine Yamal Yakin Spanyol Menggebrak di Piala Dunia 2026
Sebuah pencapaian yang menempatkan Lamine di antara pencetak gol muda paling luar biasa saat ini—dan bahkan sepanjang masa.
Di lima liga besar Eropa, dengan memperhitungkan seluruh kompetisi, hanya dua nama besar dari generasinya yang sebelumnya mampu mencapai angka 50 gol di usia semuda itu.
Namun, Lamine telah melampaui keduanya. Kylian Mbappé mencapai angka tersebut pada usia 19 tahun 241 hari, sementara Erling Haaland mencapainya pada usia 20 tahun 196 hari.
51 gol dari Lamine Yamal ini lebih dari sekadar angka.
Hal itu mencerminkan perkembangan seorang pemain yang mulai menorehkan kisah bersama Barça pada malam itu di Granada, dan kini kembali mengukir sejarah.







