Festival Film Venice Hadirkan Premiere ‘Don’t Look Back in Anger’, Fans Heboh dengan Kehadiran Oasis

Malanginspirasi.com – Demam Oasis melanda Venice Film Festival pada Sabtu (6/9/2026) waktu setempat saat Liam dan Noel Gallagher hadir di Premiere  ‘Don’t Look Back in Anger’.

Film dokumenter rock tersebut menerima tepuk tangan meriah selama delapan menit saat kedua saudara yang pernah berselisih itu bergandengan tangan dan mengangkatnya dengan penuh kemenangan.

Meskipun Gallagher bersaudara bukanlah tipe yang mudah terharu, Noel pada satu titik tampak menyeka air mata dari matanya sementara Liam membangkitkan semangat penonton.

Suasana di dalam Palazzo del Cinema sangat meriah, dengan para penggemar berebut untuk mendapatkan foto, tanda tangan, atau sekadar melihat para musisi ikonik tersebut.

Sebelum pemutaran, kedua bersaudara itu disambut dengan sorakan “C’mon, boys!” dan “Fight!”

Seorang penggemar bahkan membawa bendera Manchester City yang juga klub sepak bola favorit mereka berdua dan mengibarkannya di atas balkon.

Saat film dokumenter diputar, keramaian terus berlanjut dimana para hadirin bertepuk tangan setelah sebagian besar penampilan langsung dalam film dan.

Saat penonton ikut bernyanyi bersama lagu “Champagne Supernova,” beberapa orang meneteskan air mata.

Selama tepuk tangan meriah itu, kedua bersaudara tampak bingung harus berbuat apa, dengan Liam melirik jam tangannya dan bergumam, “Haruskah kita pergi?” sebelum kreator Steven Knight tampaknya meyakinkannya untuk tetap tinggal.

Baca Juga:

Pertama Kalinya, Oasis Lakukan Wawancara Bersama Sejak Dua Dekade Lewat Film Dokumenter

Terjadi sedikit kekacauan terjadi ketika Gallagher bersaudara turun ke kerumunan untuk menandatangani autograf, mengubah teater menjadi arena mosh pit kecil saat para penggemar berebut untuk berfoto selfie atau mendapatkan tanda tangan.

Satu hal yang pasti, ini kemungkinan akan menjadi momen terdekat Festival Film Venesia dengan konser rock.

Sebelumnya di karpet merah, para penggemar Italia mengenakan topi ember terbaik mereka dan merchandise band, bernyanyi bersama lagu “Acquiesece” dan “Wonderwall” sambil menunggu Liam dan Noel tiba.

Sebagai bintang rock and roll sejati, mereka tiba dan masuk melalui pintu masuk bioskop, bukan dari mobil di awal karpet merah, yang membuat penonton makin histeris.

Gallagher bersaudara, yang dikenal karena kecintaan mereka pada jaket windbreaker dan polo Fred Perry, berpakaian rapi untuk acara tersebut dengan pakaian serba hitam meskipun tetap terkesan sederhana.

Liam mengenakan kaus di bawah blazer dan Noel mengenakan jaket berresleting.

Para penggemar meneriakkan “Oasis! Oasis! Oasis!” saat kedua bersaudara itu menandatangani autograf secara terpisah, sebelum kemudian berpose bersama untuk foto.

Disutradarai oleh Dylan Southern dan Will Lovelace, film dokumenter ini mengisahkan tur reuni Liam dan Noel Gallagher yang sukses.

“Oasis Live ‘25, salah satu comeback rock and roll yang paling dinantikan di zaman kita,” menurut sinopsis resminya.

Film ini, yang akan tayang perdana di bioskop pada 11 September sebelum tayang di Disney+ akhir tahun ini, menampilkan cuplikan band baik di belakang panggung maupun di atas panggung.

Selain itu ada juga  wawancara bersama pertama dengan Noel dan Liam, kedua bersaudara yang sering berselisih, dalam lebih dari 20 tahun.

Tur reuni Oasis tahun lalu menandai pertama kalinya kakak beradik Gallagher bermain bersama sejak 2009.

Tiket untuk tur tersebut langsung terjual habis dan menghasilkan ratusan juta dolar di berbagai kota di Inggris, Amerika Utara, Korea Selatan, Jepang, Australia, Argentina, Chili, dan Brasil.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *