Celine Dion Kembali ke Panggung Setelah 6 Tahun Berjuang Melawan Penyakit Langka

Hiburan106 views

Malanginspirasi.com – Malam Sabtu, 12 September 2026, menjadi momen bersejarah bagi dunia musik. Celine Dion, 58 tahun, kembali naik panggung untuk konser penuh pertama dalam hampir enam tahun. Di Plenitude Arena (Paris La Défense Arena), Nanterre, pinggiran Paris, sekitar 30.000 penggemar menyambutnya dengan sorakan membahana saat sang diva membuka pertunjukan dengan lagu berbahasa Prancis ‘On ne change pas’ (One Doesn’t Change).

Emosi pun tak terbendung. Dion sempat berhenti sejenak di tengah lagu pembuka. Air matanya mengalir.

“Saya berjanji pada diri sendiri tidak akan menangis. Tapi saya gagal menepati janji itu. Saya sangat bahagia melihat kalian semua. Saya merindukan kalian,” ujarnya, berbicara dalam bahasa Prancis dan Inggris.

Ia kemudian menegaskan keinginannya untuk kembali menghibur di atas panggung.

“Saya membuat janji untuk kembali ke panggung. Dan sekarang saya di sini, menyanyi untuk kalian dan untuk diri saya sendiri, menyanyi secara langsung,” katanya.

Di atas panggung, Celine Dion tampil dalam gaun hitam elegan.

Ia membawakan sejumlah hitsnya seperti ‘My Heart Will Go On’, ‘I’m Alive’, ‘Because You Loved Me’, serta lagu-lagu berbahasa Prancis.

Pertunjukkannya dihadiri penggemar dari berbagai negara. Mereka bersama-sama turut menyanyikan lagu-lagunya dengan antusias.

Akhiri Hiatus Panjang

Kembalinya Celine Dion merupakan sesuatu yang mengharukan setelah ia diagnosis stiff person syndrome (SPS) atau sindrom orang kaku pada Desember 2022. Penyakit neurologis yang langka dan tak dapat disembuhkan ini menyebabkan kekakuan otot, kejang yang menyakitkan, kelelahan kronis, hingga mempengaruhi pita suara.

Gejala penyakit yang sudah dialaminya selama bertahun-tahun itu memaksanya membatalkan sisa tur Courage World Tour dan menghilang dari publik.

Penampilan publik terakhirnya adalah saat ia menyanyikan ‘Hymne à l’amour’ dari Menara Eiffel pada upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024.

Setelah itu, Dion menjalani latihan intensif selama lebih dari dua tahun dengan yoga, Pilates, kardio, dan latihan vokal. Selama menjalani latihan intensif tersebut, ia didampingi tim medis.

Performa di Paris yang awalnya diumumkan 10 tanggal pada ulang tahunnya 30 Maret 2026, kini berkembang menjadi 26 pertunjukan (16 di September-Oktober 2026 dan 10 lagi pada Mei 2027) karena permintaan tinggi. Tiket ludes terjual, dan dampak ekonominya diperkirakan ratusan juta euro bagi kawasan Paris.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *