Malanginspirasi.com – Song Min-ho, yang juga dikenal dengan nama panggung Mino, adalah anggota grup K-pop Winner mendapatkan hukuman karena terbukti melanggar undang-undang wajib militer.
Pengadilan Korea Selatan menjatuhkan hukuman penjara satu tahun dengan masa percobaan kepada Mino setelah ia dinyatakan bersalah melanggar undang-undang wajib militer negara tersebut.
Anggota boy band Winner berusia 33 tahun itu terbukti beberapa kali tidak hadir di pusat layanan masyarakat di Seoul, tempat ia bekerja sebagai petugas layanan sosial dari tahun 2023 hingga 2024.
Semua pria yang memenuhi syarat fisik di Korea Selatan wajib menjalani wajib militer selama setidaknya 18 bulan. Namun, sebagian orang ditugaskan sebagai petugas layanan sosial karena alasan kesehatan.
Hukuman penjara yang dijatuhkan pada hari Kamis itu disertai masa percobaan selama dua tahun.
Artinya, ia tidak perlu menjalani hukuman penjara asalkan tidak melakukan tindak pidana apa pun selama masa percobaan dua tahun tersebut.
Pengadilan mengungkapkan bahwa Mino tercatat absen tanpa izin sebanyak 102 kali selama masa tugasnya sebagai petugas layanan sosial yang berlangsung selama 21 bulan.
Wajib militer adalah tugas yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan petugas layanan sosial pun tidak terkecuali demikian pernyataan pengadilan.
Baca Juga:
Hoshi SEVENTEEN Resmi Mulai Wajib Militer, Susul Tiga Member Lainnya
Namun, pengadilan juga mencatat bahwa Song telah mengakui tuduhan tersebut dan menunjukkan penyesalan.
Pihak berwenang memulai penyelidikan terhadap Song tak lama setelah ia menyelesaikan masa tugasnya pada tahun 2024, menyusul laporan media setempat yang menyebutkan bahwa ia sering absen dari tugas layanan sosialnya dan mengambil cuti sakit secara berlebihan.
Atasan Song di pusat layanan sosial tersebut juga dijatuhi hukuman penjara dengan masa percobaan karena membantunya menghindari tugas, termasuk memalsukan catatan kehadiran agar seolah-olah Song telah masuk kerja.
Wajib militer bagi para pelaku hiburan di Korea Selatan telah lama menjadi topik perdebatan publik di tingkat nasional.
Penyanyi lagu “Gangnam Style”, Psy, pernah harus menjalani wajib militer dua kali—pertama pada tahun 2003 dan kedua pada tahun 2007—setelah pengadilan Seoul memutuskan bahwa ia telah melalaikan tugasnya dengan tetap melanjutkan aktivitas hiburan selama masa wajib militer pertamanya.
Steve Yoo, salah satu bintang pop terbesar di negara itu pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, terlibat dalam skandal nasional setelah diketahui menghindari wajib militer pada tahun 2002.
Otoritas Korea Selatan melarangnya memasuki negara tersebut setelah ia melepas kewarganegaraannya dan menjadi warga negara AS, tak lama sebelum jadwalnya menjalani wajib militer.
Mengambil jeda karier untuk menjalani wajib militer sering kali menjadi ancaman bagi karier yang sedang berkembang di industri hiburan Korea Selatan yang bergerak cepat.
Namun, tindakan menghindari wajib militer juga berujung pada sorotan tajam publik serta konsekuensi hukum.
Menjelang putusan pada hari Kamis, Song mengatakan kepada para wartawan bahwa ia menyesali tindakannya dan meminta maaf kepada orang-orang yang telah memberikan begitu banyak cinta kepada saya, demikian dilaporkan Seoul Economic Daily.
Akan tetapi, ia tidak menjawab pertanyaan mengenai apakah ia akan kembali mendaftar untuk menjalani kewajiban tersebut.







