Malanginspirasi.com – Coach atau pelatih Muaythai, M. Rudi Kurniawan memberikan perhatian khusus kepada generasi muda atau gen z di Malang Raya untuk meraih prestasi di cabang olah raga ini melalui pendekatan dan filosofi khusus dalam mengelola tempat pelatihannya yakni sasana Nak Muay Malang.
Pria yang sering disapa dengan Coach Rudi ini menerapkan filosofi tersebut kepada para atlet binaannya sehingga ilmu bela diri yang dipelajari anak muda tidak disalahgunakan untuk ajang adu jotos sembarangan.
Ia memaparkan bahwa dirinya telah menerapkan doktrin yang tegas sejak awal proses pendaftaran anggota baru di sasananya yang berlokasi di Jl. S. Supriadi 233 A-B, Sukun, Kota Malang,
“Jadi pertama waktu pendaftaran, kita sudah doktrin mereka bahwa bela diri ini untuk membangun karakter yang lebih baik,” paparnya kepada wartawan Malang Inspirasi.
Yang pertama, katanya adalah kedisiplinan sebagai yang terutama.
“Kedua adalah mengalahkan dirinya sendiri atau ego jadi pertama kita tekankan di situ,” lanjut pria pernah belajar muaythai langsung di Thailand ini.

Setelah pemahaman tersebut tertanam, ia akan menanyakan orientasi para murid yang umumnya terbagi menjadi dua, yakni antara fokus meraih prestasi olahraga atau murni untuk pertahanan diri (self defense).
Khusus di Nak Muay Malang, Coach Rudi mendoktrin dan mengarahkan para muridnya agar berorientasi pada pencetakan atlet yang siap berprestasi di jalur resmi.
Guna mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus memfasilitasi kebugaran masyarakat umum, Nak Muay Malang menyusun program kelas yang sangat terstruktur.
Program tersebut meliputi sesi peregangan (stretching), pemanasan, angkat beban (weightlifting), teknik Muay Thai, latihan bantalan (pad work), hingga pendinginan.
Rangkaian latihan ini tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan bela diri yang mumpuni, tetapi juga memberikan banyak manfaat kesehatan.
Manfaat tersebut termasuk memelihara kesehatan jantung atau kardiovaskular, membakar lemak dan menurunkan berat badan, serta menjadi sarana yang efektif untuk menghilangkan stres.
Kualitas Kepelatihan
Kualitas kepelatihan di sasana ini sangat terjamin berkat deretan lisensi profesional yang dikantongi oleh Coach Rudi.

Ia memiliki lisensi Muaythai Profesional Indonesia (MPI) yang diraih pada 2018, sertifikasi pelatih kebugaran dari RAI Institute (2023), pemegang sabuk hitam tingkat 2 Kickboxing Indonesia (2022), hingga lisensi kepelatihan dari Indonesia Mixed Martial Art Federation (INAMMAF).
Coach Rudi juga menjabat sebagai CEO Fight for Glory Indonesia, dan juga pelatih Kickboxing Porprov Kota Malang (2025), serta sebagai Coach INAMMAF (2025).
Dirinya membuktikan masih moncer dalam bertarung di usia ke 48 dimana ia saat memenangkan pertandingan Legend vs Legend di Master Division di ISKA TOURNAMENT Asian pada bulan Juni lalu.
Keikutsertaan dalam Malang Super Fight (MSF) ke 27

Komitmen kuat Coach Rudi dalam membina Gen Z yang berprestasi ini tidak berhenti di dalam dinding sasana saja, melainkan berlanjut pada penyediaan panggung kompetisi berskala besar.
Ia turut mengambil peran penting dalam penyelenggaraan kejuaraan legendaris Malang Super Fight (MSF) ke-27 pada bulan November mendatang.
“Jadi sekarang saatnya kita untuk berkolaborasi dengan Pertina dan KTI ini membuka wadah buat para fighter yang ingin mengembangkan seni bela dirinya untuk Universal Mixed Martial Arts untuk kancah internasional,” paparnya saat konferensi pers acara MSF 27 pada 27 September kemarin.
Coach Rudi menyampaikan kekaguman pada program Ketua KTI Malang Raya Ade Herawanto dan Ketua Pertina Kota Malang Muhammad Anas Muttaqien.
“Beliau berdua sangat luar biasa. Makanya saya sangat antusias berkolaborasi karena program ini akan mendatangkan fighter dari luar negeri,” lanjutnya.
Ajang bergengsi yang akan berlangsung di Skodam Kota Malang pada 14 dan 15 November tersebut disiapkan sebagai wadah pembuktian nyata bagi para petarung muda binaannya.
“Mereka dapat menunjukkan prestasi gigi secara profesional dan bertarung melawat atlet asing. ehingga energi masa muda mereka tersalurkan menjadi prestasi yang membanggakan hingga ke kancah internasional,” pungkasnya.







