Camat Pakis dan Kades Mangliawan Apresiasi Sekolah Bola Kapi Sraba

Malanginspirasi.com – Camat Pakis Prestiya Yunika, AP., S.Sos., M.Si menyampaikan apreasiasi yang setinggi-tingginya dengan keberadaan sekolah bola Pandawa di RW 16 Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

’’Terima kasih kepada semua pihak yang men-support terbentuknya sekolah bola ini. Semoga dengan keberadaan sekolah bola ini dapat melahirkan bibit-bibit pemain bola yang hebat,’’ harap Prestiya.

Dijelaskan, anak-anak tidak sekedar berlatih bola dan mendapat pengetahuan tentang bola. Tapi keberadaan sekolah bola ini juga dapat membentuk anak-anak berkarakter, berahklak mulia, dan tentunya bisa berprestasi setinggi mungkin.

’’Dengan didasari kedisiplinan, kemudian memiliki jiwa sporitivitas yang tinggi,’’ tutur mantan camat Gondanglegi ini.

Sekedar diketahui, sejumlah anak-anak terlihat antusias mengikuti latihan perdana sekolah bola U-14, di Lapangan Kapi Sraba, Mangliawan, Kecamatan Pakis Kabupaten Malang, Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai usia, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga remaja.

Kegiatan yang dilaksanakan di markas besar Pandawa FC, bertujuan untuk mendukung pengembangan potensi anak-anak melalui pelaksanaan latihan perdana pembentukan Sekolah Sepak Bola (SSB).

Program ini menjadi salah satu agenda utama sebagai upaya memberikan wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan minat di bidang olahraga, khususnya sepak bola.

Latihan perdana sekolah bola Pandawa di Lapangan Kapi Sraba, Mangliawan, Pakis Kabupaten Malang, Minggu (12/7/2026).
Perbanyak Ruang Terbuka

Terpisah, Kepala Desa Mangliawan Mochamad Ja’i mengapresiasi sekolah bola di Kapi Sraba. Ia selalu mendorong di Desa Mangliawan untuk diperbanyak ruang terbuka, karena melihat betapa pentingnya keberadaan raung-ruang terbuka tersebut.

’’Termasuk ruang terbuka untuk sarana sepak bola. Karena saat ini banyak pegiat sepak bola, terutama anak-anak di usia remaja,’’ tutur kepala desa jebolan pondok pesantren ini.

Ja’i berharap, keberadaan ruang terbuka itu dapat dimanfaatkan, baik untuk sarana olahraga menunjang kesehatan. Juga dapat digunakan untuk sarana perekonomian.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak di Desa Mangliawan untuk menyalurkan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Selain melatih keterampilan teknis, kami juga berfokus membentuk mental juara dan rasa percaya diri,” pungkasnya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *