Malanginspirasi.com – Ketua tim penggerak PKK Desa Mangliawan, Sri Astutik Mochamad Ja’i melakukan giat kunjungan rutin ke lingkungan Rukun Warga (RW) secara rutin untuk menanamkan rasa cinta olahraga.
“Alhamdulillah dalam program kami saya memang berkunjung ke berbagai RW di Desa Mangliawan,” kata Sri Astuti kepada Malang Inspirasi dalam giat senam bersama RW 16 Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Malang.
Menurutnya, kunjungan rutin ke setiap RW ini dalam bentuk senam bersama untuk mengajak para kaum wanita menjalankan hidup sehat.
“Kami mengajak mereka untuk olahraga bersama dalam bentuk senam bersama dengan visi memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan,” lanjutnya.

Pasalnya, lanjut Sri, sebagai perempuan kita memang harus olahraga karena penting untuk kesehatan dan juga refreshing serta yang penting hidup sehat,” katanya.
Baca Juga:
Komunitas Ayo Menggambar Gelar Kegiatan Gambar Bersama di Selasar Perpustakaan UM
Istri kepala desa Mangliawan Mochammad Ja’i ini mengatakan bahwa agenda kunjungannya adalah saat ada permintaan dari ketua tim penggerak PKK di RW setempat.
“Kalau Ibu RW-nya minta hari ini, mungkin Sabtu atau Minggu saya datang. Pas saya tidak ada barengan kegiatan, pasti saya datang,” lanjutnya.
Giat ini termasuk dalam upaya pemberdayaan perempuan khususnya di Desa Mangliawan.
“Di Mangliawan untuk pemberdayaan perempuan itu ada PKK dua bulan sekali di kantor desa Mangliawan yang dihadiri 22 ibu RW dan saya satukan di PKK desa,” papar Sri.
Sedangkan untuk program lanjutan juga ada pengajian Khoirunnisa yang juga terdiri dari 22 RW.
“Jadi yang hadir adalah setiap Bu RW dan satu pendamping. Untuk pendamping juga saya suruh gantian, Bu. Jadi semua RT dapat mengikuti ikut kegiatan,” katanya.
Hal ini ia lakukan karena supaya ada kebersamaan dalam acara itu.
Sedangkan kegiatan lainnya adalah bakti sosial yang terdiri dari Posyandu untuk lansia, bumil (ibu hamil), bufas (ibu nifas), balita dan juga anak reemaja.
“Tak hanya Posyandu, giat sosial kami juga melakukan giat rutin santunan anak yatim,” imbuhnya.
Sri Astutik memaparkan bahwa Desa Mangliawan juga berfokus pada pengembangan seni budaya.
“Kami banyak menggelar giat seni budaya, dan yang rutin adalah selamatan desa yang kita gelar setahun sekali,” pungkasnya.







