Ketua DPRD Kota Malang Apresiasi Antusiasme Peserta Barikan Anak Nusantara ke 5 oleh FKAUB

Komunitas7 views

Malanginspirasi.com – Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S., memberikan apresiasi akan antusiasme para peserta acara Barikan Anak Nusantara ke-5 yang digagas Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ratusan pengunjung memadati Alun-Alun Merdeka Kota Malang pada Minggu sore (16/8/2026) dalam acara bertema “Menyemai Toleransi, Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Sejak Dini” ini.

Amithya menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak-anak di kegiatan publik semacam ini.

Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S., menghadiri acara Barikan Acara Nusantara 5 oleh FKAUB Malang Raya (Tri Sukma)

Menurutnya, ruang terbuka seperti Alun-Alun Malang adalah media belajar yang efektif untuk menanamkan nilai kebersamaan.

Baca Juga:

Barikan Anak Nusantara ke-5: Wali Kota Malang Ajak Generasi Muda Rawat Toleransi dan Nasionalisme

“Saya kira sangat penting ya, karena tadi pesertanya mayoritas anak-anak, kemudian ada orang tua yang mendampingi juga. Di sini kita juga menyampaikan pesan kepada orang tua, sebetulnya kegiatan luar bersama ini sangat penting. Apalagi di alun-alun Kota Malang ini kan menyenangkan untuk digunakan bersama-sama,” ujar Amithya kepada awak media usai acara.

Dia juga menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan wahana strategis untuk menghantarkan nilai-nilai budaya dan mengingatkan generasi muda akan keberagaman yang menyatukan.

“Jadi acara ini sangat penting dalam rangkaian untuk menghantarkan nilai-nilai budaya, melestarikannya, kemudian juga mengingatkan anak-anak kita bahwa kita ini beragam. Tapi kita disatukan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Selainitu, ia juga menyampaikan apresiasinya atas peningkatan partisipasi yang signifikan dibanding tahun lalu.

Ia menilai antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kesadaran akan pendidikan kebhinekaan mulai mengakar kuat.

“Saya kira ini acara yang patut didukung oleh pemerintah kota dan dilestarikan, dilakukan setiap tahunnya, karena memang sangat baik dan dibanding tahun kemarin, hari ini lebih banyak pesertanya,” pungkasnya.

Acara ini menghadirkan doa lintas agama dan kepercayaan yang dipimpin anak-anak, pentas seni budaya, serta parade lagu nasional yang menggema di seluruh sudut alun-alun.

Rangkaian acara yang berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga selesai ini berjalan khidmat dan meriah.

Para orang tua tampak antusias menemani anak-anak mereka menari, menyanyi, dan berdoa bersama lintas iman.

Pemandangan ini mempertegas bahwa toleransi bukanlah wacana, melainkan praktik hidup yang dimulai dari keluarga dan ruang publik Kota Malang.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *