Malanginspirasi.com – Salah satu bentuk komitmen Batikiss untuk pelestarian budaya Indonesia adalah kegiatan pelatihan membatik bersama para santri Muhammadiyah Children Center (MCC) Panti Asuhan Muhammadiyah Lawang.
Berlangsung Selasa 21 Juli lalu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan seni batik kepada generasi muda sekaligus menanamkan kecintaan terhadap warisan budaya bangsa sejak usia dini.
Pelatihan berawal dengan pengenalan sejarah batik Indonesia, filosofi berbagai motif batik, serta nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Para santri mendapatkan pemahaman batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan warisan budaya yang merepresentasikan identitas bangsa sekaligus memiliki nilai seni, sejarah, dan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
Para santri belajar mengenal berbagai alat dan bahan membatik saat memasuki sesi praktik.
Mereka mengenal canting, malam, kain mori, dan pewarna.
Mereka mencoba menorehkan malam menggunakan canting pada kain sesuai motif yang telah disiapkan dengan pendampingan tim Batikiss,
Para peserta menunjukkan antusiasme, ketelitian, dan semangat belajar yang tinggi, meskipun sebagian besar baru pertama kali membatik.
Owner Batikiss, Belinda Dewi Regina, menyampaikan bahwa kegiatan edukasi budaya seperti ini merupakan investasi bagi masa depan.
“Membatik tidak hanya mengajarkan keterampilan berkarya, tetapi juga membentuk karakter melalui proses yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, kreativitas, serta rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap karya,” begitu kata Belinda.
Selain memberikan pengalaman berkesenian, pelatihan ini juga bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan memperkenalkan potensi ekonomi kreatif kepada para santri.
Keterampilan membatik diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat di masa depan, baik sebagai sarana mengembangkan kreativitas maupun sebagai peluang usaha yang bernilai ekonomi.
Baca Juga:
Batik Workshop di Batikiss, Mahasiswa Internasional AIESEC UB Perkuat Diplomasi Budaya Indonesia
Batik Légat Légot Tampilkan Keunikan Gaun Batik Tulis di Kanjuruhan Kreatif Fest 2025
MCC Panti Asuhan Muhammadiyah Lawang yang telah terakreditasi A oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pembinaan, pendidikan, dan pemberdayaan bagi para santrinya.
Pelatihan membatik bersama Batikiss menjadi salah satu bentuk pengayaan keterampilan yang mendukung pengembangan karakter, kreativitas, serta kemandirian anak-anak asuh.
Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan terasa hangat, interaktif, dan penuh keceriaan.
Para santri tidak hanya belajar teknik membatik, tetapi juga berdiskusi mengenai pentingnya melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Interaksi aktif antara peserta dan instruktur menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperluas wawasan mengenai batik sebagai bagian dari industri kreatif Indonesia.
Batikiss menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, pendamping, serta MCC Panti Asuhan Muhammadiyah Lawang yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan pelatihan membatik ini. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi budaya dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Batikiss berharap para santri MCC Panti Asuhan Muhammadiyah Lawang dapat memperoleh pengayaan keterampilan yang bermanfaat, meningkatkan rasa percaya diri, serta semakin mencintai budaya Indonesia.







