Santri Malang Demo Trans7, Desak Pencabutan Izin dan Penutupan Siaran

Malanginspirasi.com – Aksi protes terhadap stasiun televisi Trans7 terus meluas ke beberapa daerah.

Di Kota Malang, sejumlah santri dan alumni ikut turun ke jalan menyerukan suara mereka.

Tujuannya untuk mendesak pencabutan izin dan penutupan Trans7. Mereka menilai bahwa salah satu tayangan stasiun televisi tersebut tidak beradab.

Aksi ini dimulai dari Masjid Jami’ Kota Malang hingga Gedung DPRD Kota Malang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Arief Wahyudi, anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKB yang turut serta membantu mengatur proses orasi dari para perwakilan yang hadir.

Santri Malang Demo Trans7, Desak Pencabutan Izin dan Penutupan Siaran
Arief Wahyudi (kiri) dan Wahyu Hidayat (kanan) buka suara terkait demo ini. (Djoko Winahyu)

“Tuntutan kami jelas, cabut izin dan tutup saja Trans7, ini udah menjadi masalah nasional. Bukan hanya urusan Pondok Lirboyo, Kiai, dan santri saja,” ujarnya pada Rabu (15/10).

Menurutnya, apa yang disiarkan oleh Trans7 telah mencoreng jiwa asli bangsa Indonesia.

Ia menilai tayangan tersebut tidak menunjukkan moral dan adab kebangsaan yang seharusnya dijunjung tinggi oleh media publik.

Arief juga menegaskan bahwa pihaknya menolak penyelesaian lewat jalur komunikasi atau permintaan maaf.

“Enggak usahlah mereka sowan-sowan ke pondok lagi. Sudah, tuntut hukum saja seperti langkah PBNU. Kita buktikan siapa yang benar dan siapa yang salah dari sisi hukum,” tegasnya.

Santri Malang Demo Trans7, Desak Pencabutan Izin dan Penutupan Siaran
Suasana demo Trans7 di depan Gedung DPRD. (Toski)

Selain itu, ia mengimbau kepada LPBHNU Kota Malang agar ikut serta mengambil langkah hukum juga terhadap stasiun televisi tersebut.

Arief juga menyebutkan bahwa peserta aksi tidak hanya berasal dari Kota Malang, tetapi juga dari berbagai kabupaten hingga pelosok daerah.

Namun, jumlah terbanyak tetap berasal dari wilayah Kota Malang.

Aksi ini menjadi bentuk solidaritas santri dan masyarakat pesantren dalam menjaga nilai moral serta kehormatan bangsa yang dianggap mulai luntur di ruang publik.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *