Alun-Alun Merdeka Kota Malang Resmi Dibuka Kembali, Hadirkan Wajah Baru Lebih Ramah Anak

Malanginspirasi.com – Alun-Alun Merdeka di Jalan Merdeka, pusat Kota Malang, resmi dibuka kembali untuk umum pada Rabu (28/1/2026) malam. Peresmian ini menandai rampungnya proses revitalisasi yang berlangsung selama sekitar 105 hari, dengan dukungan dana CSR dari Bank Jatim.

Wali Kota Malang Ir. Wahyu Hidayat, MM, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas penyelesaian proyek tersebut.

“Revitalisasi Alun -Alun Kota Malang ini bukan hanya  untuk menunjukkan kinerja pemimpin kota, tetapi sebagai ruang terbuka yang nyaman, indah, fungsional, dan inklusif yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Malang,” ujar Wahyu.

Ia menegaskan bahwa Alun-Alun Merdeka tetap menjadi landmark utama bagi siapa saja yang berkunjung ke Malang.

“Bukan hanya orang Kota Malang, tetapi juga Malang Raya dan orang-orang yang datang ke Kota Malang. Apabila tidak datang ke Alun-Alun Merdeka, rasanya tidak ke Kota Malang,” lanjutnya.

Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Kota Malang hadir di peresmian dibukanya kembali Alun-Alun Merdeka untuk masyarakat umum. (Tri Sukma)
Pertahankan Ruang Terbuka Hijau

Menurut Wahyu, waktu 105 hari untuk menyelesaikan revitalisasi cukup singkat.

“Revitalisasi tidak meninggalkan ruang terbuka hijau sedikitpun. Kita pertahankan sebagai uang terbuka yang dapat dinikmati oleh warga,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota memaparkan sejarah singkat Alun-Alun Merdeka.

Nama “Merdeka” mencerminkan identitas kota yang dirancang sejak era kolonial Belanda sebagai ruang terbuka hijau khas.

Lokasinya yang berdekatan dengan masjid dan gereja juga menjadi simbol toleransi beragama di Kota Malang.

“Alun-alun ini juga mencatat sejarah toleransi beragama yang ada di Kota Malang. Alun-alun ini berdekatan dengan masjid dan gereja berdampingan,” tegasnya.

Baca Juga: 

Menyusuri Jejak Bangunan Kolonial di Kota Malang yang Masih Hidup Hingga Kini

Menapak Sejarah Kolonial, Lawan Mitos Jalan Kaki dengan Wisata Sejarah Interaktif

Ia berharap sejarah dan identitas tersebut terus dijaga, sehingga Alun-Alun Merdeka tetap menjadi catatan berharga dalam perjalanan panjang kota ini.

Peresmian ditandai dengan pengoperasian dry fountain (air mancur tanpa kolam) sebagai ikon baru yang mendapat sambutan hangat warga.

Ramah Anak

Meski diguyur hujan gerimis, ratusan warga bertahan dari pukul 19.00 hingga lewat pukul 21.00 WIB untuk menyaksikan momen tersebut.

Ratusan warga memadati Alun Alun Kota Malang sejak pukul 19:00 di tengah hujan gerimis. (Tri Sukma)

Banyak anak-anak langsung menikmati wahana air mancur yang lebih aman dan ramah bermain.

Revitalisasi ini difokuskan pada peningkatan fasilitas ramah anak, termasuk playground yang diperbarui, serta konsep dry fountain yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan air tanpa risiko kolam dalam.

Pemkot Malang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan agar ruang publik ini tetap nyaman bagi keluarga.

Dengan wajah baru ini, Alun-Alun Merdeka diharapkan semakin memperkuat peran sebagai pusat interaksi sosial, rekreasi, dan destinasi wisata murah di Kota Malang.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *