Malanginspirasi.com – FIFA telah menyelesaikan pembagian markas pemusatan latihan (Team Base Camp) bagi seluruh 48 tim peserta Piala Dunia 2026. Langkah ini menjadi bagian krusial dari persiapan turnamen terbesar dalam sejarah yang akan digelar di tiga negara sekaligus: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Setiap tim akan memiliki “rumah sementara” yang terdiri dari fasilitas hotel berkualitas tinggi dan lapangan latihan profesional. Markas ini akan digunakan sejak fase persiapan hingga akhir babak penyisihan grup.
Pembagian markas pemusatan latihan dirancang untuk meminimalkan perjalanan tim, menjaga kestabilan, dan memberikan lingkungan optimal bagi pemulihan serta persiapan pertandingan.
Menurut informasi resmi FIFA, dari 48 tim tersebut, 39 tim memilih markas di Amerika Serikat, 7 tim di Meksiko, dan 2 tim di Kanada.
FIFA World Cup 2026™ Team Base Camp Training Sites footprint finalised
⚽️ Team Base Camps are a vital part of the FIFA World Cup™ organisation and experience
⚽️ 25 communities that will not host matches will welcome teams, broadening the excitement and impact of the FIFA… pic.twitter.com/P5PzEYDZ0X
— FIFA Media (@fifamedia) May 25, 2026
Beberapa kota menjadi favorit karena kualitas fasilitas dan lokasinya yang strategis. Kansas City misalnya, muncul sebagai “ibukota markas pemusatan latihan” setelah berhasil menjadi tuan rumah bagi empat tim besar. Argentina, Inggris, Belanda, dan Algeria.
Beberapa Markas Latihan yang Menonjol:
- Argentina: Sporting KC Training Centre, Kansas City, Kansas
- Inggris: Swope Soccer Village, Kansas City, Missouri
- Belanda: KC Current Training Facility, Riverside, Missouri
- Algeria: University of Kansas, Lawrence, Kansas
- Spanyol: Chattanooga, Tennessee
- Prancis: Boston, Massachusetts
- Kroasia: Alexandria, Virginia
- Iran: Tijuana, Meksiko (memindahkan pilihan awal dari AS karena alasan keamanan)
Baca Juga:
Timnas Irak Jalani Pemusatan Latihan di West Virginia
Demi Keamanan, Timnas Iran Pindah Markas Latihan ke Meksiko
FIFA menyediakan lebih dari 60 opsi fasilitas berkualitas premium yang telah diseleksi secara ketat. Tim-tim nasional diberikan kebebasan memilih sesuai kebutuhan. Termasuk kedekatan dengan venue pertandingan grup masing-masing, kualitas lapangan, fasilitas medis, keamanan, serta privasi.
“Team Base Camp adalah rumah kedua bagi setiap tim selama turnamen. Kami telah bekerja sama dengan tuan rumah untuk menyediakan lingkungan terbaik agar tim bisa fokus pada performa,” demikian pernyataan resmi FIFA.
Pembagian markas ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi kota-kota penyelenggara, termasuk peningkatan pariwisata, lapangan kerja, dan promosi internasional. Dengan format baru 48 tim yang menghasilkan total 104 pertandingan, keberadaan markas latihan yang tersebar secara strategis menjadi kunci kelancaran logistik turnamen.
Proses pemilihannya sudah dimulai setelah pengundian grup pada Desember 2025. FIFA juga baru saja mengumumkan finalisasi secara lengkap dalam beberapa hari terakhir. Semua lokasi telah disetujui resmi oleh FIFA untuk memastikan standar yang sama bagi seluruh peserta.







