Mimpi Buruk Mohamed Salah Berakhir di Laga Penentuan Nasib Mesir di Piala Dunia FIFA 2026

Malanginspirasi.com –  Penampilan gemilang Mohamed Salah saat mencetak gol di laga Mesir vs New Zealand di babak penyisihan Grup G Piala Dunia FIFA 2026 mengakhiri mimpi buruk sepanjang musim.

Tak hanya cetak gol, tim ini meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia dengan partisipasi sembilan kali sekaligus membawa mereka ke ambang kualifikasi babak 32 besar.

Selandia Baru mengawali pertandingan dengan kemenangan saat Surman mencetak gol di menit ke 15.

Gol Salah pada menit ke 67 menjadi penentu kemenangan setelah Mesir menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Mostafa Zico.

Trezeguet menyempurnakan kemenangan Mesir di menit ke 82 sehingga skor berakhir 3-1.

Ia memulai turnamen dengan lambat, dengan penampilan yang kurang efektif dalam pertandingan pembuka melawan Belgia yang berakhir imbang.

Babak pertama pun Salah tak tampak melakukan gebrakan.

Namun, tepat ketika tampaknya mimpi buruk Salah di Piala Dunia akan berlanjut, ia menjadi superstar terbaru yang menorehkan prestasi di turnamen ini, mengikuti jejak Lionel Messi, Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Harry Kane.

Setelah kampanye Piala Dunia 2018 yang mengecewakan dan kegagalan lolos empat tahun kemudian di Qatar, pemain terbaik Mesir sepanjang masa ini akhirnya mendapatkan momennya di panggung terbesar.

Dan dia tahu bahwa satu poin melawan Iran akan membawa negaranya lolos ke babak selanjutnya.

“Pencapaian besar bagi semua pemain karena ini kemenangan besar. Tapi paling penting adalah pertandingan selanjutnya,” katanya.

Mohamed Salah membutuhkan satu gol lagi untuk menyamai rekor gol negaranya.

Baca Juga:

Siap Tinggalkan Liverpool, Mo Salah Pamer Lemari Berisi Trofi Penghargaan

Tinggalkan Liverpool Akhir Musim, Ini Pesan Haru Mo Salah Kepada Suporter

Masa depan klub Salah masih belum pasti setelah musim terakhir yang mengecewakan di Liverpool, yang membuatnya berselisih dengan manajer saat itu, Arne Slot, sebelum mengumumkan kepergiannya musim panas ini.

Ia bertekad untuk fokus pada kampanye Piala Dunia negaranya terlebih dahulu dalam upaya untuk memperbaiki kesalahan masa lalu meski rumor mengatakan banyak klub tertarik merekrut dirinya.

Pada tahun 2018, Salah menghadapi tantangan waktu untuk lolos ke Piala Dunia karena cedera.

Meskipun masuk dalam skuad, harus puas dengan tempat di bangku cadangan dalam kekalahan pembuka mereka melawan Uruguay.

Penalti yang berhasil dieksekusinya kemudian hanya menjadi hiburan dalam kekalahan 3-1 melawan tuan rumah Rusia sebelum ia gagal memanfaatkan peluang emas saat Mesir mengalami kekalahan memalukan dari Arab Saudi.

Dampak dari kegagalan Piala Dunia itu sangat besar, dengan Salah menuduh Federasi Sepak Bola Mesir mengganggu persiapan dan laporan bahwa ia hampir berhenti dari sepak bola internasional.

Keadaan tidak membaik karena empat tahun kemudian mereka gagal lolos ke Qatar dan Mesir juga hanya main imbang 1-1 lawan Belgia di pertandingan pertama Grup G

Manajer Mesir Hossam Hassan bahkan harus angkat bicara sebelum pertandingan untuk membantah adanya perselisihan dengan Salah, setelah menggantinya selama pertandingan imbang melawan Belgia.

Namun, tepat ketika pertandingan melawan Iran tampak seperti kesempatan terakhir, Salah mengambil alih kendali dan memicu perayaan meriah di antara para penggemar Mesir di seluruh dunia.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *