Malanginspirasi.com – Aktor asal AS, RJ Mitte, meninggal dunia pada usia 34 tahun.
Pihak manajemen Mitte mengonfirmasi kabar tersebut kepada sejumlah media pada hari Senin meskipun belum ada keterangan resmi terkait penyebab kematiannya.
Mitte dikenal luas oleh publik berkat perannya dalam serial hit AS ‘Breaking Bad’ di mana ia berperan sebagai putra dari gembong narkoba Walter White.
“Dengan penuh duka, kami mengumumkan kematian tragis dari sosok aktor, dermawan, dan pejuang hak-hak penyandang disabilitas yang penuh semangat,” demikian pernyataan manajemen Mitte kepada publikasi industri AS, Variety dan Deadline.
Mitte meraih terobosan besar dalam kariernya lewat serial AS ‘Breaking Bad’.
Dari tahun 2008 hingga 2013, ia memerankan Walter White Jr.—yang juga dikenal sebagai Flynn—putra dari guru kimia Walter White (Bryan Cranston), yang terjun ke dunia perdagangan narkoba setelah didiagnosis menderita kanker. Mitte tampil dalam total 56 episode.
Lahir pada tahun 1992 dan dibesarkan di Jackson, Mississippi, Mitte didiagnosis menderita cerebral palsy pada usia tiga tahun.
Cerebral Palsy adalah gangguan gerakan dan postur tubuh yang bersifat permanen dan tidak progresif, yang disebabkan oleh kerusakan pada otak yang sedang berkembang sebelum, selama, atau sesaat setelah kelahiran.
Terdapat ikatan khusus antara Mitte dan karakternya dalam “Breaking Bad,” karena baik Mitte maupun sosok yang ia perankan sama-sama hidup dengan kondisi cerebral palsy.
“Melalui pengalamannya sendiri dengan cerebral palsy’ Mitte menghadirkan keaslian pada peran tersebut dan menciptakan wadah untuk meningkatkan kesadaran serta inklusi bagi penyandang disabilitas,” ungkap pihak manajemennya.
Baca Juga:
Anak Supermodel Cindy Crawford, Presley Gerber, Meninggal Dunia
Dalam sebuah wawancara tahun 2015 dengan surat kabar Inggris The Guardian, Mitte berbicara secara terbuka mengenai tantangan memerankan sosok penyandang disabilitas sebagai seorang aktor yang juga menyandang disabilitas.
Ia menekankan pentingnya untuk tidak sekadar memandang karakter berdasarkan keterbatasan mereka, melainkan menyoroti kekuatan dan kepribadian mereka.
“Anda menerima risikonya dan menerima bahwa peran-peran inilah yang akan Anda mainkan. Namun, kuncinya terletak pada bagaimana Anda memerankan peran tersebut—Anda harus menunjukkan kekuatan batin yang dimiliki seseorang,” jelas Mitte kala itu.
Advokasi Hak-Hak Penyandang Disabilitas
Selain berkarier di dunia akting, Mitte juga memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas serta mendorong visibilitas yang lebih luas dan representasi yang autentik dalam industri hiburan.
Kiprahnya mencakup peran sebagai duta untuk organisasi United Cerebral Palsy dan sebagai presiden Mitte Foundation.
Sebelum meninggal dunia, Mitte tengah aktif mempromosikan film terbarunya, ‘Talking to Strangers’.
Ia bahkan sempat tampil di berbagai siniar (podcast) hanya beberapa hari sebelumnya.
Ia juga memerankan karakter Mind Master dalam serial pahlawan super Netflix, ‘Guardians of Justice’.
Karya film lainnya meliputi ‘The Recall’ (2017) dan ‘The Oak Room’ (2020).
Mitte juga memiliki peran berulang dalam serial ‘Switched at Birth’.
Dengan kepergian RJ Mitte, industri film dan televisi kehilangan bukan hanya seorang aktor yang dikenang oleh jutaan penonton, melainkan juga sosok yang berdedikasi memperjuangkan inklusi dan kesetaraan peluang.







