Cuaca Malang Raya Hari Ini, 10 September 2026

Didominasi Udara Kabur Hingga Berawan, Potensi Hujan Ringan di Sejumlah Titik

Malanginspirasi.com – Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Malang Raya hari ini, Kamis (10/9/2026) didominasi fenomena udara kabur hingga berawan. Sementara kawasan dataran tinggi Kota Batu dan sebagian wilayah Kabupaten Malang berpotensi diguyur hujan ringan.

Di Kota Malang, langit cenderung diselimuti udara kabur di sebagian besar kecamatan. Blimbing, Klojen, Sukun, dan Lowokwaru diprakirakan mengalami udara kabur dengan suhu berkisar 19–28°C dan kelembapan 53–97 persen. Sementara itu, Kedungkandang lebih condong berawan dengan suhu 20–28°C.

Wilayah Kabupaten Malang yang luas dan beragam topografinya menunjukkan variasi cuaca yang lebih kompleks. Secara umum, kondisi didominasi berawan hingga udara kabur, dengan beberapa titik mengalami kabut/asap atau hujan ringan, terutama di kawasan lereng dan dataran tinggi.

Suhu di Kabupaten Malang bervariasi cukup signifikan. Mulai dari sekitar 16°C di kawasan dataran tinggi hingga mencapai 28–30°C di dataran rendah. Kelembapan umumnya tinggi, berkisar 50–99 persen. Masyarakat di kawasan pegunungan dan lereng diimbau waspada terhadap penurunan jarak pandang akibat kabut atau udara kabur, khususnya di pagi dan malam hari.

Sementara di Kota Batu, Kecamatan Batu dan Bumiaji diprediksi mendapat hujan ringan dengan suhu cukup dingin, masing-masing 15–20°C dan 15–21°C. Kelembapan tinggi mencapai 75–99 persen. Junrejo cenderung kabut atau asap dengan suhu 17–23°C. Suhu dingin khas dataran tinggi ini membuat udara terasa lebih menyengat, terutama di pagi dan malam hari.

Secara keseluruhan, suhu di wilayah dataran rendah Malang Raya bergerak di kisaran 19–30 derajat Celsius. Sementara di kawasan perbukitan dan dataran tinggi lebih rendah. Kelembapan tinggi tetap menjadi ciri khas, dan potensi hujan lokal terbatas.

Masyarakat diimbau tetap memantau pembaruan dari BMKG, terutama bagi yang beraktivitas di jalan raya karena jarak pandang yang terbatas akibat udara kabur dan kabut.

Kondisi ini relatif stabil sepanjang hari tanpa indikasi cuaca ekstrem yang signifikan di wilayah Malang Raya.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *