Malanginspirasi.com – Dunia industri kini mulai aktif melakukan aksi ‘jemput bola’ langsung ke universitas, salah satunya melalui ajang Workshop and Legal Career Expo Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berlangsung di Dome UMM.
Jefri Hari Akbar S.H, M.H, selaku Head of Industrial Relations Corporate HR PT Japfa Comfeed Indonesia, mengungkapkan adanya paradoks menarik dalam dunia rekrutmen saat ini.
Kesenjangan antara sulitnya perusahaan mencari tenaga kerja berkualitas dan banyaknya lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mendapatkan pekerjaan menjadi fenomena unik di dunia kerja saat ini.
“Kita mencari pekerja susah, tapi katanya kampus-kampus alumninya susah mencari kerja. Di sini kita mencari titik tengahnya,” ujar Jefri kepada awak media.

Bagi PT Japfa Comfeed Indonesia, ini merupakan kali pertama mereka berpartisipasi dalam gelaran di UMM.
Jefri menjelaskan bahwa rekrutmen langsung secara luring (offline) seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan rekrutmen daring (online) yang selama ini dinilai kurang maksimal.
Konsep rekrutmen langsung yang menggabungkan expo, workshop, dan interaksi di stan dinilai sangat menguntungkan pihak industri.
“Event ini mengizinkan adanya stan dan interview langsung di tempat. Nah, user (manajer perekrut) sangat senang dengan sistem ini,” tambahnya.
Baca Juga:
FH UMM Gelar Workshop and Legal Career Expo, Terbuka untuk Umum dan Berbagai Jenjang Pendidikan
Menurut pantauan pihak industri, sekitar 23 perusahaan berskala nasional hadir dalam acara ini.
Mayoritas perusahaan tersebut tengah melakukan ekspansi bisnis sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja baru, mulai dari lulusan SMA/SMK, Vokasi, hingga Sarjana (S1).
Secara rata-rata, setiap perusahaan membuka sekitar 10 posisi lowongan kerja, bahkan bisa lebih banyak untuk perusahaan yang bergerak di bidang padat karya.
Terkait dengan metode seleksi, Jefri memaparkan bahwa sistem penjaringan dilakukan dengan memasukkan data pelamar, mencocokkannya dengan standar kompetensi kualifikasi perusahaan, dan dilanjutkan dengan wawancara langsung bersama user.
Sebagian wawancara dilakukan on the spot di lokasi expo, dan sebagian lagi akan diarahkan ke pabrik masing-masing perusahaan untuk proses tindak lanjut.
Menariknya, hampir seluruh kepala rekrutmen (head of recruitment) dari perusahaan-perusahaan mitra hadir langsung di lokasi acara.
Meskipun acara ini diinisiasi oleh Fakultas Hukum, Jefri menegaskan lowongan kerja terbuka lebar untuk semua jurusan.
Khusus untuk lulusan hukum, posisi yang paling banyak diminati oleh perusahaan mitra rata-rata berada di bidang Staf Legal dan Human Resources Department (HRD).
Ia pun berharap kolaborasi erat seperti ini dapat terus berlanjut.
“Harapannya tahun depan, di tahun kedua penyelenggaraan, semakin banyak perusahaan yang lebih besar ikut bergabung di sini,” pungkasnya.







