Ziarah ke Makam Pahlawan Mas TRIP, Dr. Sri Untari Sebut Perhatian terhadap Keturunan Pahlawan Kini Memudar

Malanginspirasi.com – Putri pejuang Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) sekaligus tokoh masyarakat Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., membagikan kenangan tentang besarnya penghargaan negara dan masyarakat tempo dulu terhadap jasa para pahlawan. Ia menyampaikan kisah tersebut usai mengikuti ziarah di Makam Pahlawan Mas TRIP, Kota Malang, Jumat (31/7/2026).

Sri Untari menceritakan pengalamannya saat menempuh pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Selama bertahun-tahun, dirinya mengaku tidak pernah ditagih biaya SPP maupun iuran sekolah lainnya.

“Waktu itu saya belum mengerti kenapa tidak pernah ditagih SPP. Ternyata Ibu saya mendaftarkan saya ke sekolah sebagai anak pejuang, sehingga digratiskan penuh dari SMP sampai SMA,” kenang Sri Untari saat ditemui di sela-sela rangkaian kegiatan ziarah.

Pada awalnya, ia sempat merasa malu menerima perlakuan khusus itu. Seiring waktu, kesadaran tumbuh bahwa fasilitas tersebut merupakan bentuk penghormatan nyata atas perjuangan orang tuanya yang bertaruh nyawa membela tanah air.

Menurutnya, penghargaan terhadap veteran dan pejuang kemerdekaan pada masa lalu benar-benar menyentuh hingga generasi anak cucu. Pendidikan gratis bagi anak-anak pejuang mencerminkan nilai budi pekerti dan rasa terima kasih bangsa kepada para pahlawan.

Ia menyayangkan kondisi saat ini yang dinilai mulai bergeser. Kepedulian terhadap keturunan pejuang kemerdekaan dianggap semakin memudar.

“Zaman dulu penghargaan kepada para pahlawan itu terasa betul sampai ke anak-anaknya, ada budi pekertinya. Kalau sekarang, jangankan anak, cucunya pahlawan pun sering kali kurang mendapat perhatian,” ujarnya.

Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga, ia berharap doktrin “Perjuangan Kuteruskan Sampai Akhir Zaman” terus digaungkan oleh seluruh anak cucu pejuang Mas TRIP. Tujuannya untuk menjaga kedaulatan NKRI sekaligus merawat ingatan sejarah bangsa.

Turut Dihadiri Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim

Upacara ziarah dan tabur bunga tahunan ini mencatat momen penting dengan kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim.

Rombongan yang hadir antara lain Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus, Komandan Lanal Malang Kolonel Laut (P) Agus Haryanto, Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Restu Novi Widiani, serta Kepala Bakesbangpol Jatim Eddy Supriyanto.

Mereka disambut Ketua Umum PP Mas TRIP, Destri, bersama sekitar 500 hingga 750 anggota keluarga besar TRIP yang datang dari berbagai wilayah, termasuk Surabaya, Jakarta, dan daerah lain di Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah, Dr. Sri Untari dan jajaran Forkopimda Jatim di Makam Pahlawan Mas TRIP, Kota Malang. (Ist)

Rangkaian acara dimulai dengan nyanyian lagu-lagu perjuangan, penghormatan kepada pahlawan, upacara singkat, hingga prosesi tabur bunga di pusara para pejuang muda.

Suasana semakin khidmat saat panitia menampilkan replika kilas balik pertempuran sengit tahun 1947 di Jalan Salak (kini Jalan Mas TRIP), yang mengabadikan gugurnya 35 pejuang pelajar dalam perlawanan terhadap agresi militer Belanda.

Gubernur Jawa Timur menegaskan pentingnya merawat ingatan sejarah dan meneladani nilai-nilai pengorbanan para pejuang sebagai fondasi menjaga keberlanjutan bangsa.

Ketua Umum PP Mas TRIP, Destri, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan jajaran Forkopimda.

Ia juga berterima kasih kepada seluruh keluarga besar TRIP se-Indonesia yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan, mulai dari sarasehan, temu kangen, ziarah, hingga napak tilas perjuangan.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *