Malanginspirasi.com – Pep Guardiola, salah satu pelatih paling sukses dalam sepak bola modern, menolak tawaran resmi dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menjadi pelatih kepala Timnas Italia. Keputusan ini muncul di tengah upaya FIGC, di bawah arahan direktur teknis baru Paolo Maldini, untuk membangkitkan Azzurri yang sedang kesulitan setelah gagal lolos ke tiga Piala Dunia terakhir.
Menurut berbagai laporan, Guardiola memang sebenarnya mempertimbangkan tawaran tersebut. Namun, prioritas utamanya saat ini adalah menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga setelah menyelesaikan kontraknya di Manchester City musim lalu.
Pelatih asal Spanyol ini disebut telah berjanji kepada keluarganya untuk mengambil jeda dari dunia kepelatihan setidaknya selama beberapa bulan ke depan.
Berita Terkait:
Pep Guardiola Jadi Kandidat Kuat Pelatih Timnas Italia
Selain alasan keluarga, terdapat perbedaan signifikan soal gaji. FIGC disebut menawarkan sekitar €10 juta (Rp 204,5 miliar) per tahun, sementara Guardiola meminta hampir dua kali lipat, yaitu €20 juta (Rp 409 miliar per musim.
Meski negosiasi sempat berlangsung, kesenjangan tersebut membuat kesepakatan sulit tercapai.
Dengan penolakan dari Carlo Ancelotti (yang terikat kontrak dengan Brasil) dan kini Guardiola, FIGC kini mengalihkan pandangan ke nama-nama lain dari dalam negeri. Di antara para kandidat tersebut adalah Antonio Conte, Roberto Mancini, dan Andrea Pirlo, untuk memimpin proyek pembaruan Gli Azzurri yang terus menurun prestasinya dalam beberapa tahun terakhir.







