Malanginspirasi.com –Sekitar 40 dari 60 LKS Anggota Forum Lembaga Kesejahteraan Sosial Kota Malang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan gratis (workshop) yang difokuskan pada penguatan identitas lembaga melalui visual. Workshop yang digelar 24Slides ini bertujuan membantu peserta menyampaikan program, nilai, dan dampak kerja sosial dengan cara yang lebih jelas, konsisten, dan efektif.
Hal ini disampaikan Ketua Forum LKS Kota Malang Dr KH Wahyudi Widodo,MBA,M.Pd.I. Menurutnya, kegiatan ini dirancang khusus bagi mereka yang sehari-hari mengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial.
“Banyak pengelola LKSA memiliki program bagus dan dampak nyata, namun sering kali kesulitan menampilkan identitas lembaga secara menarik dan terarah,” terang Wahyudi Widodo.
Karena itu, ia menambahkan, workshop ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut tanpa mengharuskan peserta menjadi desainer profesional.
Setelah mengikuti sesi, peserta diharapkan mampu memahami konsep dasar branding, membedakan brand, branding, dan visual identity, serta mengenali elemen-elemen penting dalam sebuah merek.
“Mereka juga dilatih membuat keputusan visual yang lebih tepat, menjaga konsistensi dalam materi komunikasi sehari-hari, serta memberikan brief yang jelas kepada tim desain,” papar Wahyudi yang juga Sekjen OPOP Kota Malang (One Pesantren One Product).
Selain itu, lanjutnya, materi mencakup batasan dan kode etik publikasi yang relevan untuk konteks sosial kemanusiaan.
Peserta yang dapat mengikuti adalah perwakilan dari masing-masing Forum LKSA Kota Malang. Syaratnya antara lain berusia 18 tahun ke atas, memiliki dasar penggunaan desain atau PowerPoint, serta memiliki wawasan dasar tentang tools seperti Canva, PowerPoint, atau AI tools.
Setiap peserta diminta membawa laptop masing-masing untuk praktik langsung selama sesi.
Workshop berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026 di 24Slides Malang Office.
Dengan pendekatan praktis dan fokus pada kebutuhan lembaga sosial, pelatihan ini diharapkan membantu Forum LKSA Kota Malang memperkuat cara mereka berkomunikasi kepada publik, mitra, dan masyarakat luas.
Sebagai informasi, sekitar 60 LKS anggota Forum LKS mitra Dinas Sosial (Dinsos) Kota Malang telah mengikuti pelatihan ini .
Namun demikian selain berkolaborasi dengan swasta, Wahyudi Widodo mengatakan akan terus meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang baik tentang pendidikan maupun bantuan permakanan anak asuh LKSA yang notabene anak-anak miskin dan terlantar tersebut agar bisa mempunyai pendidikan dan makan yang layak seperti anak pada umumnya.
“Insyaallah, minggu depan akan audensi dengan Walikota Malang perihal ini,” ucapnya.








