Generasi Muda Jadi Subjek Toleransi, Giat Barikan Anak Nusantara Siap Digelar Berkelanjutan

Komunitas66 views

Malanginspirasi.com – Forum Komunikasi Antarumat Beragama (FKAUB) Malang Raya kembali menggelar ajang tahunan Barikan Anak Nusantara 5 sebagai wadah nyata dalam menyemai nilai-nilai toleransi dan menumbuhkan rasa nasionalisme sejak usia dini.

Acara yang telah konsisten diselenggarakan sejak tahun 2020 ini dipastikan terus berlanjut setiap tahunnya karena dinilai efektif memberikan ruang partisipasi aktif bagi generasi muda.

Berbeda dari tradisi kegiatan keagamaan atau kebangsaan pada umumnya dimana para tokoh agama yang kerap mendominasi, Barikan Anak Nusantara 5 menempatkan anak-anak bukan sekadar sebagai objek atau penonton, melainkan sebagai subjek utama.

Mereka mendapatkan peran langsung dalam jalannya acara, mulai dari penampilan seni hingga memimpin doa bersama.

Sekjend FKAUB, Pdt. David Tobing, S.T., S.Th., M.Pd., menyampaikan bahwa keberlanjutan acara ini didorong oleh respons positif masyarakat serta kebutuhan mendesak untuk merangkul anak-anak agar tidak tersisih dalam ruang-ruang kebangsaan.

Baca Juga:

Ketua DPRD Kota Malang Apresiasi Antusiasme Peserta Barikan Anak Nusantara ke 5 oleh FKAUB

“Selama ini kegiatan keagamaan sering kali didominasi tokoh agama. Jarang anak-anak bisa mengambil peran, termasuk dalam berdoa. Di acara ini kita ubah, anak-anak yang mengambil peran agar mereka memiliki tempat dan ruang untuk mengekspresikan diri,” ujar Pdt. David Tobing.

Sekjend FKAUB, Pdt. David Tobing, S.T., S.Th., M.Pd (Julian)

Langkah ini, paparnya, juga menjadi jawaban atas tantangan derasnya arus informasi di media sosial yang kerap memudarkan semangat nasionalisme anak-anak.

“Melalui perjumpaan langsung dalam suasana kebersamaan, nilai-nilai kebangsaan ditanamkan secara lebih berkesan,” lanjut dia.

Dalam acara yang berlangsung pada 16 Agustus di Alun-Alun Merdeka Malang itu, sebanyak kurang lebih 350 anak dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP hadir memadati lokasi acara.

Momen krusial perayaan ini ditandai dengan hadirnya paduan suara lintas iman yang melibatkan anak-anak dari 6 agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu) serta 1 kelompok Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Kehadiran tujuh elemen kepercayaan ini menegaskan komitmen FKAUB Malang Raya dalam mengakomodir seluruh kebhinekaan Nusantara secara utuh.

Selain paduan suara lagu-lagu nasional, puncak acara diisi dengan pembacaan Ikrar Anak Nusantara, sebuah janji suci anak-anak untuk senantiasa mencintai Pancasila, menjaga Tanah Air, dan hidup bersaudara di tengah perbedaan.

Kehadiran Wali Kota Malang Ir. Wahyu Hidayat beserta Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S. turut memberi dukungan moril.

 

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *