Malanginspirasi.com – Sebanyak 6 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Peternakan (FAST) Universitas Brawijaya (UB) membutikan bahwa cairan bening sisa produksi keju mozarella yang selama ini dibuang begitu saja ke Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) ternyata menyimpan potensi yang besar.
Tim memaparkan kajian ini dalam program PMM BIMA Universitas Brawijaya yang berlangsung pada 23-25 Juli 2026 di Dusun Brau – Batu.
Menurut kajian tersebut, whey ternyata masih mengandung sekitar 55 persen nutrisi susu, termasuk laktosa, protein whey, dan laktoferin.
Berbekal data ilmiah tersebut, mahasiswa merancang inovasi minuman fungsional berbasis whey yang dipadukan dengan tiga bahan herbal khas Nusantara: bunga rosella, bunga telang, dan kayu secang, masing-masing dikenal kaya akan senyawa antioksidan seperti antosianin, flavonoid, dan tanin.

Prosesnya dimulai dari pasteurisasi whey pada suhu 75°C, dilanjutkan pencampuran dengan bahan herbal kering. Pasteurisasi ulang dilakukan untuk mengoptimalkan ekstraksi senyawa aktif hingga proses pengemasan panas (hot filling) yang higienis.
Baca Juga:
Mahasiswa UB Ciptakan Pelapis Alami Buah dan Sayur Lewat Olah Limbah Keju Mozzarella
Hasilkan adalah tiga varian minuman warna-warni alami: merah dari rosella, ungu dari telang, dan kuning dari secang yang kaya akan manfaat dan ramah lingkungan karena mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Rangkaian kegiatan dilakukan mulai dari trial and error pembuatan minuman whey antioksidan, uji daya tahan produk selama masa penyimpanan, hingga sosialisasi potensi produk kepada warga di Dusun Brau.
Pada puncak kegiatan sosialisasi produk, mahasiswa melakukan demonstrasi pembuatan minuman juga memberikan sampel produk jadi serta membagikan brosur resep, modul dan infografis agar inovasi ini dapat dibuat ulang secara mandiri oleh masyarakat setempat lengkap dengan sesi diskusi interaktif bersama untuk membahas potensi program ini kedepannya.
Program ini terlaksana atas bimbingan Dosen Pembimbing Lapang, Dr. nat. techn. Elok Waziiroh, S.TP., M.Si., dari Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) beserta Dr. Ria Dewi Andriani, S.Pt., M.Sc., M.P. dan Dr. Edriana Pangestuti, S.E., M.Si., DBA
Inovasi ini sejalan dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), diantaranya: SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyediaan minuman fungsional kaya antioksidan bagi masyarakat, SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, lewat pembangunan produk turunan bernilai tambah dari hasil samping industri lokal, SDG 12 – Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, dengan mengurangi limbah whey yang berpotensi mencemari lingkungan sekaligus mengubahnya menjadi produk yang bermanfaat
.
Melalui program PMM BIMA Universitas Brawijaya 2026 ini, mahasiswa berharap dapat mendorong masyarakat di Dusun Brau untuk terus mengembangkan produk berbasis whey, sehingga limbah hasil produksi keju mozarella tidak lagi dibuang secara percuma di IPAL, melainkan menjadi sumber peluang ekonomi baru bagi masyarakat Dusun Brau.







