Wahyu Hidayat Duduk Lesehan dan Makan Bersama Warga Saat Sosialisasi Kampanye di Dusun Genting

Malanginspirasi.com – Momen unik dan penuh kehangatan terjadi di Dusun Genting, Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru Malang, ketika calon wali kota Wahyu Hidayat, hadir dalam acara sosialisasi kampanye bersama warga setempat.

Dalam acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini, Wahyu Hidayat berhasil mencuri perhatian warga Dusun Genting bukan hanya karena gagasan dan visi-misinya, tetapi juga karena sikap merakyatnya yang begitu terasa saat ia duduk lesehan dan makan bersama warga.

Acara yang diadakan di salah satu halaman rumah warga ini dihadiri puluhan masyarakat Dusun Genting. Wahyu Hidayat datang tidak hanya untuk berkampanye, tetapi juga ingin mendengarkan aspirasi dan keluhan warga secara langsung.

Suasana kekeluargaan tampak jelas ketika Wahyu, tanpa canggung, duduk lesehan tanpa alas, bersanding dengan warga dari berbagai kalangan.

Momen makan bersama ini ternyata menjadi sorotan dan membuat banyak warga salah fokus. Biasanya, sosok calon wali kota lebih sering terlihat menjaga jarak dengan warga dalam acara formal. Namun, Paslon Wahyu-Ali justru menunjukkan sikap yang berbeda.

Dengan santainya ia ikut menikmati hidangan sederhana yang disajikan, seperti nasi jagung, sayur, dan lauk-pauk khas kampung. Keakrabannya dengan warga mencerminkan dirinya benar-benar ingin dekat dan mendengar suara rakyat.

“Saya merasa terharu melihat Pak Wahyu tidak segan-segan duduk bersama kami. Ini menunjukkan bahwa beliau memang orang yang merakyat, bukan sekadar datang untuk berkampanye,” ujar salah seorang warga yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut, Pasangan Wahyu-Ali juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebutuhan masyarakat jika dirinya dipercaya menjadi wali kota.

Menurutnya, duduk lesehan dan makan bersama warga bukan sekadar pencitraan, tetapi sebagai wujud kepeduliannya untuk merasakan langsung kehidupan masyarakat sehari-hari.

Acara sosialisasi kampanye ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperkenalkan diri, tetapi juga membangun kedekatan dan rasa percaya dari masyarakat.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *