Malanginspirasi.com – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., menyoroti serius insiden kebakaran yang terjadi di salah satu bagian ruang gizi Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Rabu (9/9) kemarin.
Agar peristiwa serupa tidak terulang, sosok yang juga tokoh koperasi nasional sekaligus Ketua Kopmen SBW, mendorong sejumlah langkah strategis yang perlu segera diambil oleh manajemen rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun instansi terkait lainnya.
Sri Untari mendesak seluruh rumah sakit di bawah naungan Pemprov Jatim untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap jaringan kabel listrik.
“Langkah ini penting untuk mengidentifikasi kabel yang sudah usang agar bisa segera diremajakan. Pemeriksaan berkala setiap tiga bulan sekali juga perlu dilakukan guna mencegah penumpukan jalur listrik atau penempelan kabel ganda,” tuturnya.
Baca Juga:
Ia juga menyarankan agar seluruh rumah sakit milik provinsi dilengkapi dengan asuransi kebakaran, sebagai langkah krusial untuk melindungi aset rumah sakit sekaligus menjamin keselamatan pasien dan tenaga medis yang beraktivitas di dalamnya.
Meski demikian, Sri Untari memberikan apresiasi atas kesigapan petugas, tim Damkar, dan manajemen RSSA Malang dalam menangani insiden serta melakukan proses evakuasi dengan cepat.
“Sinergi yang sigap berhasil memadamkan api sehingga tidak meluas ke bangunan lain,” tambahnya.
Secara khusus, ia meminta jajaran direksi dan seluruh pegawai rumah sakit untuk terus meningkatkan ketelitian, kecermatan, serta kewaspadaan di setiap lini operasional gedung.
Sri Untari juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelayanan pasien di RSSA Malang.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gizi pasien tetap tertangani dengan baik melalui kerja sama penyediaan katering dari pihak luar rumah sakit.







