Malanginspirasi.com – Nicolas Otamendi, bek tengah yang menjadi salah satu pilar pertahanan Argentina selama lebih dari satu dekade, secara resmi mengumumkan pensiun dari tim nasional pada Kamis, (23/7/2026) waktu setempat. Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah final Piala Dunia FIFA 2026. Di partai puncak tersebut, Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara setelah ditekuk Spanyol 0-1.
Pemain berusia 38 tahun itu mengakhiri karier internasionalnya dengan catatan gemilang: 139 caps dan 8 gol untuk Timnas Argentina sejak debutnya pada 2009. Otamendi menjadi bagian penting dari era keemasan Argentina di bawah Lionel Messi, termasuk gelar juara Piala Dunia 2022 di Qatar, Copa América 2021 dan 2024, serta Finalissima 2022.
Dalam pernyataannya, Otamendi menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 menjadi turnamen terakhirnya bersama Timnas.
“Setelah Piala Dunia, sebuah siklus bersama tim nasional akan berakhir. Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya. Dan setelah itu saya hanya akan menjadi pendukung biasa,” ujarnya saat mengonfirmasi rencana pensiun.
Otamendi dalam akun media sosialnya, juga mengucapkan terima kasih yang setinggi-tinggi kepada rekan-rekan setim, keluarga dan para fans Argentina yang selalu mendukung timnas.
View this post on Instagram
Dikenal dengan julukan “El General” karena kepemimpinan dan kekerasannya di lapangan, Otamendi sering tampil sebagai bek serba bisa yang tak kenal lelah. Ia membentuk duet tangguh dengan berbagai rekan, termasuk Cristian Romero, dan menjadi simbol perjuangan serta loyalitas terhadap tim nasional.
Keputusan pensiun Otamendi menandai akhir sebuah era. Dengan kepergiannya, Lionel Messi kini menjadi satu-satunya pemain tersisa dari skuad Argentina yang menjadi runner-up Piala Dunia 2014 di Brasil.
Meski demikian, Otamendi belum sepenuhnya meninggalkan dunia sepak bola. Belum lama ini ia bergabung dengan River Plate setelah lama membela Benfica di Portugal.
Jejak Otamendi Bersama Timnas Argentina
Selama 17 tahun membela Argentina, Nicolas Otamendi tampil di empat Piala Dunia (2014, 2018, 2022, 2026) dan lima Copa América. Kariernya penuh dengan momen ikonik. Mulai dari gol penting hingga tekel-tekel keras yang kerap menyelamatkan tim.
Pengumuman pensiunnya menuai banyak ucapan terima kasih dari fans, rekan pemain, dan pelatih. Banyak yang menyebut Otamendi sebagai contoh bek modern yang menggabungkan kekuatan fisik, kecerdasan taktis, dan mental juara.
Dengan berakhirnya petualangan internasionalnya, sang “Jenderal” kini fokus di level klub. Sementara Argentina mulai mempersiapkan era baru pasca-generasi emas 2014–2026.








