Cuaca Malang Raya Hari Ini, 29 Juli 2026: Cerah Berawan, Potensi Hujan Ringan di Sejumlah Titik

Malanginspirasi.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Malang Raya pada hari ini, Rabu (29/7/2026) diselimuti cuaca cerah berawan sepanjang hari, dengan peluang hujan ringan terbatas di sejumlah titik.

Di Kota Malang, seluruh kecamatan (Blimbing, Klojen, Kedungkandang, Sukun, dan Lowokwaru) diprakirakan mengalami udara kabur. Suhu udara berkisar antara 18–29°C, dengan kelembapan relatif tinggi 51–95 persen. Pagi hari cenderung sejuk dengan langit berawan tipis, sementara siang hari suhu naik mendekati 29°C.

Sementara di Kota Batu, kondisi kabut/asap lebih menonjol. Suhu udara lebih dingin, diperkirakan antara 15–24°C. Bahkan bisa lebih rendah di area pegunungan. Kabut tebal berpotensi menurunkan jarak pandang, khususnya pada pagi dan malam hari.

Di wilayah Kabupaten Malang, terutama dataran tinggi seperti Pujon, Ngantang, Dau, Lawang, dan sekitarnya, warga diminta waspada terhadap kabut pekat yang dapat mengurangi jarak pandang. Secara umum, cuaca tetap dalam karakteristik musim kemarau dengan peluang hujan lebat sangat rendah.

Beberapa sumber prakiraan independen mencatat kemungkinan hujan gerimis ringan di siang hari di sejumlah titik, namun intensitasnya rendah dan tidak merata. Angin bertiup lemah hingga sedang dari arah barat daya hingga timur.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan ringan di siang hari di sejumlah titik, namun intensitasnya rendah dan tidak merata.

Angin bertiup lemah hingga sedang dari arah barat daya hingga timur.

Prospek Beberapa Hari ke Depan

Melihat tren cuaca sepekan ke depan, suhu udara di Malang Raya cenderung meningkat secara bertahap, dengan suhu maksimum diperkirakan menembus 30°C pada akhir pekan dan awal Agustus mendatang.

Peluang hujan pun berangsur menurun, dari 30 persen pada Kamis (30/72026) menjadi hanya 5-10 persen pada Sabtu (1/8/2026). Sementara pada Rabu depan (5/8/2026), menandakan wilayah ini mulai memasuki periode kemarau yang lebih stabil.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *