BI Malang Resmi Buka Pekan QRIS Nasional 2026, Luncurkan Forum APEL BIMA

Malanginspirasi.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang secara resmi membuka Pekan QRIS Nasional (PQN) Tahun 2026 di wilayah kerjanya. Acara digelar dengan tema “Rayakan Digitalisasi! QRIS-nya Satu, Menangnya Banyak!” dan dirangkaikan dengan launching serta komitmen bersama Forum Komunikasi APEL BIMA – Aksi Penguatan Kolaborasi Literasi Pelindungan Konsumen Bersama.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi, membuka kegiatan yang dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang, perwakilan Kepolisian, UPT Perlindungan Konsumen BPSK Malang, perbankan, instansi pemerintah, media, serta komunitas, termasuk Duta PeKA Digital, QRIS Jelajah Indonesia, dan GenBI.

Dalam sambutannya, Indra Kuspriyadi menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar transformasi digital dapat dinikmati masyarakat secara luas.

“Perkembangan teknologi telah mengubah pola aktivitas ekonomi dan pembayaran. Bank Indonesia terus mendorong sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal (CEMUMUAH) serta semakin inklusif melalui inovasi QRIS,” ujarnya.

Mengusung semangat #AyoPakaiQRIS, PQN 2026 menjadi momentum perluasan akseptasi dan penggunaan QRIS. Dengan satu standar pembayaran, QRIS memberikan kemudahan dan keamanan bertransaksi, perluasan akses pasar bagi UMKM, serta transaksi yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Bank Indonesia bersama mitra strategis juga memperkenalkan inovasi seperti QRIS Tuntas dan QRIS Antarnegara.

Luncurkan APEL BIMA, “Kalau Ragu, STOP Dulu!”

Di sisi lain, pesatnya digitalisasi diikuti meningkatnya modus penipuan dan kejahatan digital. Perluasan akses pembayaran digital harus dibarengi peningkatan literasi dan pelindungan konsumen.

Semangat ini diwujudkan melalui peluncuran Forum Komunikasi APEL BIMA sebagai wadah kolaborasi Bank Indonesia, OJK, Kepolisian, pemerintah daerah, perbankan, lembaga terkait, dan komunitas.

Pesan kewaspadaan diperkuat melalui SPECTRA Sunset Talks bertema “Jaga Bareng: Kalau Ragu, STOP Dulu!” yang menghadirkan Shomita Fitrotul Insany, Kepala Unit Sistem Pembayaran Bank Indonesia Malang, dan Frederik Alexander Rompies, Asisten Direktur Otoritas Jasa Keuangan.

Talkshow menekankan pentingnya mengenali transaksi atau informasi mencurigakan serta segera menghentikan langkah jika ragu.

Talkshow “Jaga Bareng: Kalau Ragu, STOP Dulu!”. (Ist)

Tagline “Kalau Ragu, STOP Dulu!” menjadi pengingat sederhana bagi konsumen untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum bertransaksi. Masyarakat didorong segera melaporkan indikasi penipuan melalui kanal resmi Bank Indonesia atau Indonesia Anti Scam Center (IASC).

Bank Indonesia berharap PQN 2026 dan Forum Komunikasi APEL BIMA memperkuat sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. “QRIS-nya satu, menangnya banyak: transaksi semakin mudah, UMKM semakin luas pasarnya, ekonomi daerah semakin kuat, dan masyarakat semakin terlindungi,” tegas Indra.

Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *